Sosialisasi Kegiatan Desa Fokus Tahun 2020 di Desa Bagan Asam Kec. Toba

DISPEMDES KAB. SANGGAU- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sanggau, melaksanakan sosialisasi kegiatan Desa Fokus Tahun 2020 di Desa Bagan Asam Kec. Toba, Selasa (28/4/2020).

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pengembangan Desa, Antonius Mulyadi, S. STP., ME, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, Albert Diponegoro Sihotang, SKM., MKM, Kasi Pembangunan Desa, Pilo, SE, Kasi Pengembangan Potensi Desa, Yuliono, S. Hut, Kasi Evaluasi Perkembangan Desa, Atsumi, SP, Kasi Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Tepat Guna, Thomas, Camat Toba yang dalam hal ini diwakili oleh Kasi Tapem Kecamatan Toba, Saiyon, Pj. Kepala Desa bagan Asam, Mbal, S. Pd dan perangkat desa bagan asam Kecamatan Toba

“Kami mengucapkan terimakasih kepada DPM Pemdes Kabupaten Sanggau, dalam rangka sosialisasi kegiatan Desa Fokus tahun 2020 di Desa Bagan Asam. ini menjadi dasar kami untuk mempersiapkan diri sampai pada hari pelaksanaannya nanti,” Ujar Pj. Kades Bagan Asam, Mbal, dalam sambutannya.

Kepala Bidang Pengembangan Desa, Antonius Mulyadi, S. STP., ME menyampaikan, Desa fokus adalah bentuk sebaran pemerataan pembangunan ke desa – desa di Kabupaten Sanggau.

Penetapan desa fokus berdasarkan Indeks desa membangun, untuk penetapan desa fokus ada dua bagian yang pertama, desa- desa yang berstatus maju dan berkembang, akan didorong menjadi desa mandiri. Kedua, untuk mengangkat desa yang statusnya paling tertinggal dari desa- desa yang lain, dari dua tujuan itu untuk mencapai desa mandiri maka dipilihlah desa tersebut menjadi desa fokus yang salah satunya desa Bagan Asam Kecamatan Toba.

Antonius Mulyadi menambahkan “Desa Bagan Asam ditunjuk menjadi desa fokus tahun 2020, berdasarkan pertimbangan karena statusnya masih desa tertinggal, “Ujarnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Desa, Albert Diponegoro Sihotang mendorong agar Desa Bagan Asam memajukan Lembaga lembaga yang ada di desa seperti LKD, PKK, Posyandu, LPM dan LAD.

Kepala Bidang Pemberdayaan Desa, Albert Dalam arahannya juga menekankan bahwa Kepala Desa dan seluruh aparatur Desa merupakan Garda terdepan dalam menghambat laju perkembangan Virus Corona.

Lakukan pemantauan, orang yang baru saja bepergian, orang yang baru saja melakukan perjalanan ke daerah yang terjangkit virus corona, lakukan lock Down mandiri selama 14 hari.

Albert juga menghimbau “aparatur Desa untuk mengajak masyarakatnya untuk tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.

Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.