Rapat Fasilitasi BUMDESMA Babai Cinga

DISPEMDES- Rapat Fasilitasi Bumdesma Babai Cinga dilaksanakan diruang rapat Lantai II DPM Pemdes Kabupaten Sanggau, Kamis (30/01/2020) pukul 09.00 pagi WIB.

Rapat Fasilitasi Bumdesma ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Alian, S. ST dan didampingi oleh Kabid Pengembangan Desa, Antonius Mulyadi, S. STP, Kabid Pemberdayaan, Albert Sihotang, Kasi Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Tepat Guna, Thomas, dan juga dihadiri Camat Sekayam, Mangaranap Siahaan, SH, Camat Noyan, Junaidi, Tenaga Ahli-PED Kabupaten Sanggau, Muzanni, SE, Pendamping Desa Kecamatan Sekayam, Loren dan Pengurus BKAD.

Kepala Bidang Pengembangan Desa, Antonius Mulyadi, S. STP mengatakan, Rapat ini bertujuan untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi di BUMDES BABAI CINGA.

Sekretaris DPM Pemdes, Alian, S. ST dalam sambutannya mengatakan, Rapat ini merupakan tindak lanjut atas laporan Camat Sekayam atas permasalahan yang terjadi di BUMDES BABAI CINGA. Ini Merupakan peran dari DPM Pemdes sebagai pembina tingkat Kabupaten.

Mediasi hari ini hanya sepihak, karena pihak yang bertanggungjawab tidak dapat dimintai keterangan, Untuk selanjutnya Perlu mediasi di tingkat Kecamatan dengan melibatkan Kapolsek dan Danramil.

Sekretaris DPM Pemdes, Alian menambahkan, “Terkait Dana APBN, tidak dapat dipersalahkan kepada Camat atau Pemerintah Kabupaten, namun terkait penyertaan modal yang menjadi permasalahan di mana Camat bertindak selaku pembina penyelenggaraan keuangan Desa”.ujarnya

Camat Sekayam, Mangaranap Siahaan, SH mengatakan, Berdirinya BUMDESMA ini Camatnya tidak pernah diberitahu, dan pihak Kecamatan baru mengetahui keberadaan BUMDESMA saat telah terjadi permasalahan. Bahkan pihak kecamatan sampai pada hari ini masih menunggu laporan pertanggungjawaban dari mereka.

Harapannya “Perlu upaya yang lebih baik lagi dari pembina tingkat Kabupaten dan Pendamping Desa dalam mendampingi BUMDES”.ujar Mangaranap.

Sementara itu, Kasi Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Tepat Guna, Thomas menambahkan, Perlu informasi lebih detail tentang duduk permasalahan yang terjadi sebelum kita dapat menarik kesimpulan. Semua Pengurus yang terlibat perlu mengetahui posisi dan peran masing-masing agar BUMDESMA dapat berjalan dengan baik kembali.

Tenaga Ahli PED, Muzanni, SE menambahkan, Pada awal berdirinya, usaha Bumdesma Babai Cinga cukup menjanjikan secara omset, namun pembukuan kurang tertib.

Pada dasarnya, BUMDESMA yang ada di Desa Lubuk Sabuk Kecamatan Sekayam didirikan gabungan dari 5 desa yg berada di kawasan perbatasan.

yang saat itu, Ada fasilitator kawasannya dan saat di fasilitasi dan monitoring OLEH TA-PED Sanggau ternyata baik dan punya gambaran berkembang.

Seiring berjalan waktu, ternyata terjadi progres menurun dari kegiatan usaha BUMDESMA tersebut dilakukan mediasi di Desa Lubuk Sabuk dengan memanggil pengurus di ketahui oleh pengawas dalam hal ini BKAD, Namun pengurus inti tidak hadir sehingga disampaikan pengurus yang ada hadir untuk melakukan kegiatan usaha bumdesma sambil membuat laporan keuangan.

Sementara itu, Camat Noyan, Junaidi mengatakan, Terima kasih atas fasilitasi yang dilakukan oleh pembina Kabupaten dalam hal ini DPM Pemdes, ini merupakan langkah yang baik untuk penyelesaian masalah agar dapat dicarikan solusinya.

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.