Bursa Inovasi Desa Cluster V Kecamatan Kapuas dan Kecamatan Mukok


DPM Pemdes- Bursa Inovasi Desa Cluster V untuk Kecamatan Kapuas dan Kecamatan Mukok dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M. Si Kegiatan BID Cluster V dipusatkan di Kantor Camat Kapuas, Kamis 29/08/2019

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M. Si Kepala DPM Pemdes Siron, S.Sos., M.Si., Kepala DPM Pemdes Provinsi Kalbar yang diwakili, Camat Kapuas Drs. Alipius, M. Si Plt. Camat Mukok, Forkopimcam, Sekretaris PKK Kab. Sanggau, Serta para Kades dan Ketua BPD serta tamu undangan lainnya.
Laporan Ketua Panitia tim Bursa Inovasi Desa Cluster V Yos Sudarso.

Ketua Tim panitia Yos Sudarso, dalam laporannya mengatakan, tujuan umum dari kegiatan tersebut adalah untuk mendorong penggunaan dana desa yang lebih berkualitas, efektif dan efisien melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat desa.
Camat Kapuas Drs. Alipius, M. Si dalam sambutannya mengatakan, Bursa Inovasi Desa sebagai forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang guna menggali potensi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan pelaksanaan BID sebagai ajang sosialisasi berbagai dokumen pembelajaran yang telah berhasil di tempat lain untuk dapat dipilih oleh perwakilan desa yang hadir, untuk dikembangkan sesuai dengan potensi dan kearifan lokal desa masing-masing,” jelas alipius.





Wakil Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M. Si dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya BID yang di dalamnya terdapat pertukaran pengetahuan tentang kegiatan yang bersifat inovasi. Diharapkan juga Kepala Desa dibantu BPD, tokoh masyarakat dapat merencanakan pembangunan di Desa lebih bervariasi dan berinovasi untuk menuju kemandirian desa.

‘Kepala Desa dapat melihat keberhasilan pembangunan yang telah dilaksanakan desa lain dan dapat mengadopsi untuk dilaksanakan di desanya yang disesuaikan dnegan kondisi daerah masing-masing. Diharapkan juga penggunaan dana desa dapat berdampak pada pemenuhan kebutuhan infrastruktur yang berkualitas, peningkatan SDM dan peningkatan ekonomi masyarakat yang pada akhirnya dapat mewujudkan desa yang mandiri secara ekonomi,”ungkap Wabup Sanggau.

Dikatakannya lagi, untuk mewujudkan hal tersebut harus ada kerjasama dan kepedulian semua pihak untuk mewujudkan desa sejahtera. Kades harus mempunyai komitmen tinggi terhadap program yang akan dilaksanakan di desa dengan memasukkan ke dalam rencana kerja pembangunan desa tahun 2019 untuk menentukan keberhasilan pembangunan pasca bursa.
Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pembangunan di desa dan pada akhirnya diharapkan desa dapat menggunakan dana desa untuk mendorong produktifitas dan pertumbuhan ekonomi pedesaan serta membangun kapasitas desa yang berkelanjutan untuk kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat menuju desa mandiri,”pungkasnya.

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.